WELCOME ACADEMIC YEAR 2020/2021, VIRTUAL MEETING BERSAMA WALI MURID

SMP MUHAMMADIYAH 9 BOJONEGORO

Tahun ajaran baru 2020/2021 telah resmi dimulai pada hari Senin, 13 Juli 2020. Banyak wali murid yang sudah menanyakan apakah sudah bisa kembali ke sekolah? Kapan pembelajaran tatap muka dimulai? dan banyak pertanyaan lainnya. Tentunya hal tersebut wajar, karena masa Belajar Dari Rumah (BDR) baik secara daring, luring, maupun home visit sudah dilaksanakan sejak 15 Maret 2020 saat pandemi Covid 19 menyerang Indonesia. Banyak permasalahan muncul. Siswa mengalami kebosanan, sulit memahami materi pelajaran, kurang disiplin dan lebih banyak menghabiskan waktu bermain gawai. Pun demikian orang tua menjadi galau karena harus sudah aktif bekerja, sinyal yang kurang bersahabat sehingga BDR secara daring mengalami banyak kendala. Itulah rekaman hasil BDR selama masa pandemi Covid 19.

Maka dari itu SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro perlu menyambung komunikasi untuk memberikan informasi terkait awal masuk tahun ajaran baru. Hal ini merupakan agenda rutin untuk mengawali tahun ajaran baru. Mungkinkah bisa bertemu secara langsung sedangkan angka kasus corona di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah dan masih menjadi zona merah? Keselamatan siswa, guru dan orang tua siswa adalah prioritas. Teknologi bisa menjadi solusi dari masa sulit ini. Kebijakan untuk melaksanakan pertemuan secara daring menjadi solusi yang dianggap terbaik di masa pandemi ini.

Diawali dengan kegiatan sosialisasi program sekolah dan pembahasan RAPBS yang mengundang wali murid sejumlah 215 orang melalui aplikasi Zoom conference, Kepala Sekolah memaparkan program sekolah selama satu tahun ke depan. Mulai dari sistem pembelajaran selama masa Covid  19, program hafalan Al-Qur’an secara daring, pelaksanaan program PPK, pelatihan jurnalistik dan penerbitan antologi siswa, training motivasi dan parenting secara daring, filantropis cilik, layanan BLG, publikasi media cetak dan elektronik, pembentukan komite baru, pengembangan alat robotika hingga program pembangunan gedung sekolah dan program-program penting lainnya.

Pemaparan rencana anggaran sebagai wujud transparansi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Pembahasan RKAS 2020/2021 yang bersumber dari dana komite dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berjalan dengan lancar. Masukan, saran dan ide wali murid merupakan wujud kepeduliaan dan kecintaan mereka pada SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Perencanaan yang baik diharapkan dapat menjadi pijakan dalam melaksanakan program agar hasil yang diharapkan bisa tercapai dengan maksimal. Wali murid mengharapkan akan ada kontrol dari sekolah untuk memantau ibadah siswa di rumah. Selain itu juga mengharapkan agar Program Penguatan Karakter bisa berjalan dengan baik. Maka dari itu diperlukan sinergi yang baik antara Sekolah, Wali murid dan siswa. Kreativitas sungguh diperlukan untuk menghidupkan pendidikan di masa pandemi Covid 19 ini. ***