GIATKAN FILANTROPIS CILIK UNTUK MEMBANGUN KARAKTER SISWA SMP MUHAMMADIYAH 9 BOJONEGORO

Ida Lestari, S.Pd. | Kepala Sekolah
 

LAZISMU (LembagaAmil Zakat,Infaq, dan Shodaqoh Muhammadiyah) Bojonegoro yang berada di Kompleks Masjid At-Taqwa, JalanTeuku Umar 48, mempunyai program yang sangat tepat untuk dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro, yaitu FilantropiCilik. FilantropiCilik merupakan program dari LAZISMU Bojonegoro berupa celengan infaq yang bertujuanuntukmenanamkanjiwacintasedekahsejakdini. Hal lain yang dapat diperoleh adalah anak terlatih memiliki jiwa yang gemar bersedekah dan peduli terhadap sesama.

Sejak program ini disosialisasikan pada bulan September 2019, SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro menyambut dengan baik. Setiap siswa diberi satu kaleng filantropi dan diharapkan mereka dapat mengisinya dengan cara menyisihkan uang sakus etiaphari. Di akhir bulan, kaleng akan disetorkan ke wali kelas untuk direkap dan diserahkan ke LAZISMU Bojonegoro. Siswa begitu senang dengan program ini. Aufa Nikmatin Maula dan Najma El-Farras dari kelas VIIA mengatakan bahwa program ini membantu mereka untuk belajar istiqomah dalam bersedekah. Dalam satu bulan mereka bias mengumpulkan Rp 90.000,00 – Rp 100.000,00 dari uang saku mereka. Muhammad Hirzan Rizki, siswa kelas VII B merekap kaleng filantropinya dengan perolehan Rp230.000,00. Sementara itu, Abror Muti’u Amrillah siswakelas IX B mengaku masih sulit untuk rutin menyisihkan uang saku karena kadang lupa atau uang saku habis terpakai. Kedepannya, siswa yang akrab disapa dengan panggilan Aril ini ingin bias lebih rutin dalam mengisi kaleng filantropi.

Program filantropi cilik ini sangat didukung oleh wali murid SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Mereka merasakan bahwa anak-anak mulai memiliki kesadaran akan pentingnya bersedekah. Bahkan, beberapa siswa juga mengajak serta orang tua ikut menyedekahkan sebagian rezekinya agar mendapatkan banyak berkah. Wali murid berharap program ini akan terus dilaksanakan, agar pembiasaan sederhana ini bias menjadi sebuah kebiasaan bagi anak-anak hingga kelak mereka dewasa.

Mungkin banyak diantara kita yang menganggap uang receh tidak seberapa nilainya. Terkadang kita biarkan mereka teronggok di lantai, bergeletakan di meja. Akan tetapi, jika recehan ini terkumpul dari 191 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 9, maka jutaan rupiah di setiap bulannya akan sangat bermanfaat dalam menunjang banyak program dari LAZISMU. Mulai dari keagaaman, pendidikan, sosial, kemanusiaan, maupun ekonomi. Tantangan untuk menggiatkan program Filantropi Cilik pasti ada. Diantaranya, lupa mengisi kaleng atau uang saku habis untuk jajan. Ada juga sudah niat menyisihkan tetapi tergoda membeli mainan atau keperluan lainnya. Memang menumbuhkan sebuah pembiasaan itu bukan hal mudah, tetapi dengan bimbingan dan pembinaan serta teladan, pasti niat mulia kita akan diberi kemudahan oleh Allah SWT.